| 1 komentar ]

Dalam bidang kesehatan, kadar tingginya kolesterol adalah titik awal munculnya berbagai jenis penyakit. Sehingga bahasan saya tentang hidup sehat kolesterol, perlu kita pahami benar - benar. Dengan minimnya informasi tentang kolesterol, maka muncullah berbagai mitos di masyarakat. Berikut adalah beberapa mitos seputar kolesterol dan fakta yang sebenarnya.

  • Mitos : "Kadar kolesterol adalah penyakit bawaan atau keturunan"
    Fakta: Seorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi tidak akan menurunkan kolesterol tinggi pada anaknya. Kadar kolesterol disebabkan oleh banyak faktor antara lain kebiasaan makan, pola hidup tidak sehat dll. Jadi keturunan tidak ada pengaruhnya terhadap kolesterol tergantung bagaimana kebiasaan kita.
  • Mitos : "Kadar kolesterol tinggi tidak berbahaya, karena tidak menimbulkan gejala"
    Fakta: Walaupun tidak bergejala, kolesterol tinggi sangat berbahaya karena dapat mempersempit dinding pembuluh darah dan dapat memicu jantung koroner yang bisa memicu serangan jantung, stroke, hipertensi dll. Kematian tertinggi di Indonesia bahkan di dunia disebabkan oleh serangan jantung. Dan sekitar 40% kematian karena serangan jantung disebabkan oleh kadar kolesterol yang tinggi, sehingga kadar kolesterol yang tinggi harus rajin kita kontrol.
  • Mitos: "Kadar kolesterol tinggi hanya terjadi pada orang gemuk dan tidak akan terjadi pada orang kurus"
    Fakta: Tidak benar. Kadar kolesterol dipengaruhi banyak faktor seperti makanan, minuman (alkohol, teh, kopi dll), kebiasaan buruk (merokok, jarang olah raga dll), dan seberapa cepat tubuh kita menghasilkan dan membuang kolesterol LDL yang jahat. Jadi orang kurus atau gemuk memiliki peluang yang sama untuk terkena kolesterol.
  • Mitos: "Kadar kolesterol yang tinggi hanya terjadi pada usia lanjut, karena proses metabolismenya sudah tidak baik"
    Fakta: Tidak benar. Kolesterol yang tinggi bisa terjadi pada remaja bahkan masih anak - anak. Pembentukan kerak pad dinding pembuluh darah pernah dijumpai pada anak - anak dan kadar kolesterolnya meningkat bersama bertambahnya usia.
  • Mitos: "Tidak perlu risau jika setelah pergi ke dokter kita tidak mendapatkan pesan tentang kolesterol"
    Fakta: Pemahaman yang benar tentang kolesterol dan dampaknya bagi kesehatan harus kita ketahui dengan benar. Selain itu, karena tidak menimbulkan gejala, kolesterol tinggi tidak bisa kita sepelekan.
  • Mitos: "Kadar kolesterol yang tinggi dan penyakit kardiovaskuler hanya menjadi masalah laki - laki"
    Fakta: Tidak benar. Walaupun di masa menopause wanita memproduksi estrogen yang dapat mengurangi resiko penyakit jantung, namun perlu dilihat faktor lain seperti hiperkolesterol. Di mana hiperkolesterol adalah pemicu utama serangan jantung.
  • Mitos: "Cukup dengan menghindari daging, santan, jeroan dan keju dalam makanan maka kadar kolesterol akan normal"
    Fakta: 80% dari kadar kolesterol dihasilkan dari dalam tubuh kita sendiri (endogen). Jika metabolisme tubuh sudah buruk, maka dibutuhkan obat untuk mengendalikan kadar kolesterol secara terus menerus. Selain itu kebiasaan buruk kita seperti minum alkohol, rokok dll mesti kita tinggalkan.

Semoga dengan pemahaman tentang kolesterol yang benar, kita bisa menjaga kesehatan kita supaya terhindar dari kolesterol tinggi. Semoga uraian yang saya ambil dari berbagai sumber dapat bermanfaat. Terima kasih.

| 2 komentar ]

Dalam teknik promosi blog, teknik SEO memegang peranan yang sangat penting. Karena dengan menerapkan teknik SEO yang tepat maka besar harapan untuk dapat mendatangkan pengunjung yang potensial. Sering saya mendapatkan pertanyaan yang berhubungan dengan teknik SEO. Tapi dari sekian banyak pertanyaan yang akan kita bahas adalah kapan waktu yang paling tepat untuk menerapkan teknik SEO (search engine optimization)? Saat yang tepat untuk menerapkan teknik SEO adalah sedari awal mungkin bahkan sebelum web atau blog itu online. Lakukan persiapan teknik SEO yang matang sebelum situs atau blog online. Memang banyak sekali yang mempengaruhi teknik SEO akan tetapi hal mendasar teknik SEO yang saya bahas kali ini adalah pemilihan nama domain dan keyword yang kita targetkan.

Meskipun hal ini terkesan klasik, akan tetapi hal mendasar dan pertama yang dilakukan crawler search engine untuk mengindeks adalah mencocokkan keyword yang dicari pengguna dengan nama domain. Sebagai contoh jika domain kita adalah www.teknikseo.com lalu ada pengguna mengetikkan keyword "teknik seo", tidak aneh jika domain itu muncul di bagian tertinggi SERP (search engine result pages). Sehingga wajar transaksi nama domain selalu marak dan harganya selalu naik.

Hal utama yang cukup menentukan dalam teknik SEO selain nama domain adalah keyword. Hal ini sangat penting, meskipun halaman blog atau situs kita kaya akan manfaat bagi pengguna akan tetapi kurang bermanfaat bagi search engine jika halaman kita tidak memiliki keyword yang dicari pengunjung. Keyword yang baik adalah antara 10 sampai 20. Keyword yang baik adalah keyword yang paling banyak dicari pengguna, akan tetapi memiliki sedikit persaingan. Gunakan tools gratis seperti Word Tracker, Keyword Country dll untuk mendapatkan keyword yang tepat.

Sebenarnya tidak ada kata terlambat untuk menerapkan teknik SEO. Akan tetapi dengan persiapan awal yang matang maka memudahkan kita untuk mengembangkannya. Semoga ulasan saya tentang waktu yang tepat untuk menerapkan teknik SEO pada blog atau situs dapat bermanfaat.

| 2 komentar ]

Sebagai seorang publisher Google Adsense tentu kita banyak mendapatkan informasi yang kadang menyesatkan. Sebenarnya tidak ada hal yang istemewa dari kesuksesan seorang publisher Google Adsense karena rahasia untuk mendapatkan earning yang besar hanya masalah traffic saja. Semakin besar traffic maka semakin besar juga penghasilan. Bagi saya pribadi lebih baik menghasilkan $10 perhari dari 100 klik daripada mendapat earning $15 dengan 10 klik. Tingkat kesuksesan seorang publisher bukan hanya diukur oleh earning akan tetapi ditentukan juga oleh besarnya page impressions dan page CTR. Berikut adalah beberapa mitos dan fakta yang sebenarnya seputar Google Adsense

  • Mitos: "Membuat blog atau situs yang bertema HPK (high paying keyword) akan meningkatkan earning"
    Fakta: Tidak benar. Semenjak Google Adsense mengeluarkan Google adsense smart pricing maka nilai klik disesuaikan oleh banyak faktor yang di antaranya adalah perilaku pengklik iklan, negara asal pengklik, performa blog atau situs, cara mendapatkan blog atau situs dll.
  • Mitos: "Klik iklan Google Adsense sendiri akan membuat account di banned"
    Fakta: Tidak selamanya benar. Script Google adsense mendeteksi klik dari ip address. Jika kita pernah menggunakan ip address itu untuk mengakses account Google seperti Google Adsense, Google mail, blogger, feedburner dll maka account adsense akan di banned. Jadi meskipun Anda tidak mengklik iklan adsense tapi Anda pernah menggunakn ip address yang pernah dipakai orang lain untuk mengklik iklan, maka account Anda juga di banned.
  • Mitos: "Iklan gambar dan berukuran besar mendapatkan nilai klik yang tinggi daripada iklan teks biasa"
    Fakta: Tidak selamanya benar. Umumnya pengunjung sudah tahu kalau gambar yang berupa banner adalah iklan, sehingga akan diacuhkan oleh pengunjung. Iklan teks yang menyatu dengan isi halaman (antara warna link dan teks sama seperti halaman) lebih banyak mendapat klik daripada iklan gambar.
  • Mitos: "Semakin banyak situs atau blog yang berisi adsense semakin besar pula penghasilan"
    Fakta: Tidak benar. Justru dengan memiliki banyak situs atau blog tidak akan fokus dan rawan terkena efek Google adsense smart pricing. Langkah terpenting setelah memasang adsense adalah promosi blog atau situs. Idealnya blog atau situs yang dipasang adsense adalah 5 sampai 10.
  • Mitos: "Pengunjung yang melakukan transaksi akan menghasilkan earning yang lebih besar"
    Fakta: Benar. Script Google adsense mampu mendeteksi apa saja yang dilakukan oleh pengklik iklan, jika ia melakukan transaksi, maka harga dari advertiser akan diberikan sepenuhnya sehingga earning adsense kita lebih besar.

Dengan banyaknya informasi dari para publisher melalui blog pribadi dan forum Google Adsense terkadang membuat kita bingung sendiri. Alangkah baiknya, sumber informasi yang kita jadikan pegangan utama adalah blog Google Adsense dan forum resmi Google Adsense. Saya sendiri hanya mengandalkan sumber informasi resmi itu. Semoga uraian tentang mitos Google Adsense dapt berguna bagi kita. Terima kasih.

| 1 komentar ]

Bagi kita yang belum memiliki pengalaman kerja dan sedang melamar kerja di sana sini, tentu harapan ada tindak lanjut setelah melamar kerja. Setelah menyelesaikan test tertulis maka langkah selanjutnya adalah test wawancara atau interview. Tidak sedikit orang yang sebenarnya memiliki kemampuan tinggi yang gagal diterima bekerja karena kurang memperhatikan wawancara. Meskipun wawancara hanya berlangsung singkat sekitar 10 sampai 30 menit akan tetapi sering membuat kita bingung. Silakan ikuti tips - tips wawancara kerja berikut supaya kita bisa diterima bekerja.

  1. Pastikan Anda cukup tidur pada malam harinya. Jika sewaktu nganggur Anda hobi begadang, maka untuk menghadapi wawancara pastikan tidur lebih awal. Hal ini sangat penting, jika kita kurang tidur maka badan terlihat lemas, raut wajah terlihat pucat, mata biasanya memerah dan mudah menguap. Selain cukup tidur, pastikan Anda sarapan supaya tidak gemetar.
  2. Gunakan pakaian dan sepatu formal yang mencerminkan Anda sudah siap bekerja. Kesalahan terbesar kita adalah menyepelekan masalah pakaian seperti memakai jeans, kaos, topi, sandal, sepatu sport, memakai rok yang terlalu ketat dan pendek dll.
  3. Kenali pertanyaan umum yang sering diajukan oleh pewancara. Dengan mengetahui pertanyaan yang biasa diajukan pewancara, akan memudahkan bagi kita untuk menjawabnya.
  4. Pelajari kembali CV dan surat lamaran. Sebagian besar sumber pertanyaan dari pewancara berasal dari CV dan surat lamaran kita.
  5. Tibalah 15 menit sebelum wawancara dimulai.
  6. Ketika masuk ke area perusahaan atau perkantoran, sapalah atau sekedar tersenyum kepada setiap orang yang Anda temui misalnya satpam, receptionist, pelamar lain dll.
  7. Tampilah penuh percaya diri dan jangan memelas. Selain percaya diri, kita jangan terlihat sangat membutuhkan pekerjaan itu sehingga kita memelas atau minta belas kasihan.
  8. Sebelum wawancara dimulai, berikan ucapan salam kepada pewancara sambil tersenyum dan bersalaman tangan. Saat menutup pintu pegangilah pintu itu supaya tidak membentur dan menimbulkan suara.
  9. Jawablah setiap pertanyaan dengan tepat sambil menatap mata pewancara dan jangan pernah terlihat gugup. Jangan pernah terlalu banyak bicara yang tidak perlu kepada pewancara atau memberikan jawaban yang berbelit - belit. Untuk dapat menjawab pertanyaan pewancara ada baiknya mengetahui daftar pertanyaan yang umum dan biasa diajukan pada saat wawancara.
  10. Jawablah dengan suara yang cukup keras sehingga pewancara tidak meminta Anda mengulanginya.
  11. Apapun yang terjadi, setelah selesai wawancara ucapkan terima kasih banyak kepada pewancara karena bersedia mewancarai Anda. Hal ini sangat penting supaya tetap menjaga kesan positif bagi Anda dan harapan diterima bekerja.

Memang jarang sekali orang yang langsung berhasil ketika test wawancara. Akan tetapi dengan memahami tips wawancara kerja di atas semoga membuat kita lebih siap menghadapi wawancara kerja. Semoga tips saya di atas bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih.

| 0 komentar ]

Banyak di antara kita yang grogi atau cemas ketika menghadapi wawancara kerja. Faktor utama yang membuat suasana wawancara kerja tidak sesuai yang kita inginkan adalah minimnya pengetahuan kita tentang pertanyaan yang diajukan pada saat wawancara. Dengan mengetahui pertnyaan umum wawancara kerja kita tentu lebih percaya diri sehingga besar harapan dapat diterima. Berikut adalah beberapa daftar pertanyaan yang sering diajukan pewancara pada saat wawancara kerja yang saya copy dari gilland-ganesha.com dengan perubahan seperlunya.

1. Motivasi Kerja
Pertanyaan yang dapat menggali aspek motivasi antara lain :

  1. Mengapa anda memutuskan untuk melamar pekerjaan di perusahaan ini ?
  2. Apa yang membuat anda menjadi tertarik dengan perusahaan ini ?
  3. Tanggung jawab apa yang anda anggap penting dalam pekerjaan ?
  4. Tantangan apa yang anda cari dalam pekerjaan ?
  5. Sebutkan dua hal yang memotivasi anda dalam bekerja.
  6. Apa yang dapat memotivasi anda dalam kehidupan pribadi anda ?
  7. Apa yang dapat memotivasi anda dalam menyelesaikan tugas yang sulit ?
  8. Apa yang dapat memotivasi anda agar menjadi sukses dalam pekerjaan ?
  9. Apa alasan anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
  10. Apa yang membuat anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
  11. Selama perjalanan karir anda, posisi mana yang paling anda sukai ?
  12. Mengapa anda ingin mengubah karir ? (bila yang bersangkutan berpindah profesi/karir)
  13. Apa arti bekerja bagi anda ?

2. Ketahanan Terhadap Tekanan Kerja (Tingkat Stres)
Pertanyaan yang dapat menggali aspek ketahanan terhadap tekanan/stres antara lain :

  1. Apakah anda dapat bekerja di bawah tekanan ?
  2. Pernahkan anda bekerja di bawah tekanan ? Ceritakan bagaimana anda menyikapinya?
  3. Dalam lingkungan kerja seperti apa anda merasa nyaman ? (Terstruktur atau tidak ?)
  4. Seandainya ada konsumen yang marah karena hal yang bukan dilakukan anda, bagaimana anda menyikapinya ?
  5. Bagaimana anda menyikapi kritik yang diberikan kepada anda ?
  6. Seandainya anda mendapatkan pekerjaan yang tidak anda harapkan, apa yang akan anda lakukan ?
  7. Apa yang anda anggap sebagai hal yang berat untuk dilakukan dalam pekerjaan ?
  8. Seandainya anda dihadapkan dengan dua tugas yang harus diselesaikan pada saat yang bersamaan, apa yang akan anda lakukan ?
  9. Masalah terbesar apa yang pernah anda hadapi ? Bagaimana anda mengatasinya ?

3. Inisiatif
Pertanyaan yang dapat menggali aspek inisiatif antara lain :

  1. Apa yang anda ketahui tentang perusahaan ini ? Dan darimana serta bagaimana anda mengetahuinya ?
  2. Kriteria apa yang anda gunakan untuk mengevaluasi perusahaan yang anda harapkan menjadi tempat kerja anda ?
  3. Ceritakan mengenai pendidikan dan pelatihan yang pernah anda ikuti.
  4. Bagaimana anda mendapatkan pekerjaan selama ini ? (Apakah melalui iklan, referensi, dsb) - untuk yang sudah pernah bekerja.

4. Sikap kerja
Pertanyaan yang dapat menggali aspek sikap kerja antara lain :

  1. Seandainya anda ditempatkan di cabang perusahaan yang jauh dari lokasi anda, bagaimana anda menyikapinya ?
  2. Seandainya ada pengalihan tanggung jawab pada pekerjaan yang anda pegang, bagaimana anda menyikapinya ?
  3. Ceritakan mengenai pengalaman kerja anda. (untuk yang sudah bekerja)
  4. Apa tanggung jawab anda pada posisi tersebut ? (untuk yang sudah bekerja)

5. Kepercayaan Diri
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepercayaan diri antara lain :

  1. Menurut anda, apa definisi/arti kesuksesan ? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi anda ?
  2. Menurut anda, apa definisi/arti kegagalan ? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi anda ?
  3. Jelaskan ukuran/standar kesuksesan bagi anda.
  4. Pekerjaan apa yang telah anda selesaikan dengan sukses ?
  5. Apa peran anda dalam kesuksesan tersebut ?
  6. Bagaimana anda memandang diri sendiri saat ini ? Apakah sudah sukses ?

6. Kemampuan Berpikir Analitis
Termasuk di dalam kemampuan berpikir analitis adalah "Kemampuan Memecahkan Masalah" (problem solving) dan "Kemampuan Membuat Keputusan" (decision making).

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan berpikir analitis antara lain :

  1. Masalah tersulit apa yang pernah anda alami ? Apa yang anda lakukan ? Bagaimana penyelesaiannya ?
  2. Hambatan atau kendala apa yang ditemukan selama kuliah atau belajar ? Bagaimana cara mengatasinya ?
  3. Ceritakan mengenai persoalan yang pernah anda pecahkan.
  4. Ceritakan situasi dimana anda pernah memiliki masalah dengan pengambilan keputusan.
  5. Ceritakan dimana anda harus membuat suatu keputusan.
  6. Ceritakan bagaimana anda pernah memecahkan masalah yang sulit.
  7. Ceritakan mengenai permasalahan yang paling sering anda hadapi dalam pekerjaan.
  8. Apakah anda pernah menyelesaikan suatu permasalahan bersama-sama rekan ? Apa peran anda dalam menyelesaikan masalah tersebut ?
  9. Apakah anda pernah diminta untuk menyelesaikan beberapa tugas dalam suatu waktu ? Apa yang anda lakukan ?
  10. Bagaimana anda menyelesaikan suatu permasalahan yang muncul tiba-tiba ?
  11. Bagaimana anda mengidentifikasikan kedatangan suatu masalah ?
  12. Bagaimana anda membuat suatu keputusan penting ?
  13. Bagaimana anda memecahkan masalah ?
  14. Dalam situasi atau kondisi seperti apa, anda memiliki kemungkinan paling besar untuk berbuat kesalahan ?
  15. Keputusan apa yang terasa sulit bagi anda ? Berikan Contohnya !
  16. Menurut anda, faktor apa yang paling menentukan suksesnya seseorang ?
  17. Apa yang anda lakukan saat dihadapkan dengan pengambilan keputusan yang penting ?
  18. Apa yang anda lakukan saat kesulitan atau tidak dapat memecahkan persoalan yang anda hadapi ?
  19. Keputusan tersulit apa yang telah anda buat selama tiga tahun terakhir ?
  20. Kapan anda memutuskan untuk berhenti berusaha memecahkan suatu persoalan yang sulit ?

7. Kemampuan Pencapaian Keberhasilan (Achievement)
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan pencapaian keberhasilan antara lain :

  1. Apakah anda senang mengerjakan pekerjaan/proyek yang sulit ?
  2. Apakah anda mempunyai prestasi yang dibanggakan ? Ceritakan !
  3. Apakah anda memiliki inisiatif ? Bagaimana anda menunjukkan hal tersebut ? Ceritakan satu contoh inisiatif yang telah anda ambil.
  4. Apakah anda pernah menyelesaikan persoalan yang sulit ? Atau yang sebelumnya anda pikir tidak dapat anda selesaikan ?
  5. Bagaimana anda menunjukkan keinginan (willingness) untuk bekerja ?
  6. Sebutkan prestasi yang pernah anda capai dalam pekerjaan atau masa kuliah/sekolah !
  7. Sebutkan lima pencapaian terbesar dalam hidup anda !
  8. Apa kegagalan terbesar yang pernah anda alami ? Kekecewaan apa yang anda alami ?
  9. Bagaimana anda mengatasi perasaan tersebut ? Dan mengatasi kegagalan tersebut ?
  10. Hal atau lingkungan seperti apa yang paling mendorong anda dalam bekerja ?
  11. Menurut anda, apa tantangan terbesar dalam pekerjaan ?
  12. Sebutkan bagian dari pekerjaan yang paling menantang dan yang paling tidak menantang.
  13. Apakah anda termasuk orang yang berani dalam mengambil risiko ?
  14. Berdasarkan pengalaman anda, ceritakan secara rinci dalam hal apa anda mengambil risiko untuk menyelesaikan suatu tugas ?
  15. Mengapa anda mengambil risiko tersebut ?
  16. Risiko apa yang anda hadapi saat mengajukan suatu usulan ?
  17. Prestasi apa yang pernah anda dapatkan di sekolah yang tidak dapat anda lupakan ?
  18. Prestasi apa yang pernah anda capai dalam bekerja yang mendapatkan penghargaan dari pimpinan atau perusahaan ? (baik penghargaan lisan ataupun penghargaan tertulis atau materi).

8. Aspirasi Diri
Pertanyaan yang dapat menggali aspek aspirasi diri antara lain :

  1. Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling anda senangi ? Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling anda tidak senangi ? Kenapa ?
  2. Apa cita-cita anda ketika lulus sekolah ? Ketika lulus kuliah ?
  3. Apakah anda berniat melanjutkan sekolah ? Berniat melanjutkan kuliah ?
  4. Menurut anda, apakah nilai anda merupakan indikasi terbaik untuk hasil akademik anda ?
  5. Kenapa kami harus memilih anda ?
  6. Bisakah anda menyebutkan lima kelebihan dan lima kekurangan anda ?
  7. Bagaimana pendapat anda mengenai perusahaan ini ?

9. Kelemahan Diri
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kelemahan diri antara lain :

  1. Apakah anda telah mencapai semua target yang telah anda tetapkan ? Bila tidak, mengapa ?
  2. Bagaimana anda mengatasi kegagalan dalam pencapaian target tersebut ?
  3. Kelemahan apa yang muncul saat anda dihadapkan pada tugas yang sulit ?

10. Sosialisasi
Pertanyaan yang dapat menggali aspek sosialisasi antara lain :

  1. Ceritakan kegiatan anda di waktu senggang.
  2. Kegiatan apa yang anda ikuti di lingkungan anda ?
  3. Seandainya anda menjadi anggota suatu organisasi, maka kegiatan apa dan peran apa yang akan anda lakukan dalam organisasi tersebut ?
  4. Selain belajar, kegiatan apa saja yang anda ikuti saat masih kuliah atau sekolah ? Posisi apa yang anda pegang ?

11. Kemandirian
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemandirian antara lain :

  1. Ceritakan keputusan-keputusan penting dalam hidup anda, yang anda anggap sebagai keputusan anda sendiri. Juga ceritakan keputusan penting yang anda anggap bukan keputusan anda sendiri.
  2. Mengapa anda memilih jurusan .... ?
  3. Dalam pengambilan suatu keputusan, siapa yang berpengaruh dalam diri anda ?
  4. Dalam hal-hal apa saja orang-orang tersebut anda sertakan ?

12. Kepemimpinan
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepemimpinan antara lain :

  1. Sebutkan kepribadian yang anda miliki yang mencerminkan kemampuan memimpin.
  2. Menurut anda, kualitas apa yang dibutuhkan seorang pemimpin ?
  3. Apa yang paling menjadi tantangan bagi seorang pemimpin ?
  4. Bagaimana cara anda mendelegasikan suatu tanggung jawab ?
  5. Apakah anda membutuhka pengawas dalam bekerja ?
  6. Bagaimana cara anda membuat suatu rencana kerja ?
  7. Bagaimana cara anda memberikan teguran atau mendisiplinkan bawahan anda ?
  8. Seandainya ada bawahan anda yang melanggar aturan perusahaan, bagaimana anda menghadapinya ?
  9. Atasan seperti apa yang anda harapkan ?
  10. Seandainya anda kelebihan beban kerja, apa yang akan anda lakukan ?
  11. Bagaimana cara anda untuk memotivasi sesorang ?
  12. Atasan seperti apa yang menurut anda sulit untuk diajak kerja sama ?
  13. Bawahan seperti apa yang menurut anda sulit untuk diajak kerja sama ?
  14. Atasan seperti apa yang menurut anda tidak adil ?
  15. Seandainya anda membuat suatu kebijakan, kemudian bawahan anda banyak yang menentangnya, bagaimana anda mengatasinya ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.

Semoga dengan mengetahui daftar pertanyaan umum yang sering diajukan pada saat wawancara kerja dapat bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih.

| 12 komentar ]

Bisa dikatakan, proses akhir seleksi masuk perusahaan adalah wawancara. Setelah mengikuti test wawancara maka kita hanya bisa menunggu lewat surat, telpon, e-mail dan media komunikasi lainnya. Ada beberapa perusahaan yang bisa memutuskan apakah Anda diterima atau ditolak. Biasanya ini terjadi karena perusahaan itu sedang membutuhkan banyak karyawan misalnya bagian produksi, marketing dll. Akan tetapi banyak perusahaan akan memberitahukan hasil wawancara setelah 3 hari, 1 minggu bahkan ada yang sampai 1 bulan. Jika waktu yang dijanjikan pewancara telah tiba dan kita tidak ada panggilan, banyak di antara kita yang pesimis dan menganggap bahwa kita telah ditolak. Dalam banyak kasus kenyataannya belum tentu, ingatlah namanya manusia tidak luput dari lupa. Boleh jadi pewancara sedang berhalangan dan belum bisa memberikan keputusan misalnya sedang tugas di luar kota, perusahaan sedang sibuk tutup buku, sedang dilakukan audit dll.

Jika waktu yang dijanjikan kepada Anda sudah lewat maka datanglah secara langsung ke bagian HRD perusahaan tersebut, jangan hanya lewat telpon atau bertanya ke bagian yang tidak ada hubungannya dengan perekrutan karyawan. Biasanya di bagian HRD juga ada pengumuman daftar karyawan baru. Jika daftar pengumuman karyawan baru tidak Anda temui, datangilah bagian HRD dan tanyakan dengan sopan bagaimana posisi Anda setelah wawancara. Yang perlu Anda ingat adalah tanggal berapa Anda di wawancara dan siapa yang mewancara. Mintalah kepastian nasib kita apakah ditolak atau diterima, hal ini penting karena banyak di antara kita hanya diberi jawaban agar menunggu. Jika mereka mengatakan agar kita menunggu, tanyakan sampai kapan harus menunggu. Jawaban yang paling sering kita dapatkan adalah semua proses yang kita kerjakan hingga wawancara telah tersimpan di arsip atau database kantor dan sedang diadakan proses dan seleksi lebih lanjut dan suatu saat bisa dipanggil lagi, maka sebenarnya itu adalah ungkapan penolakan secara halus. Lupakan perusahaan itu, karena peluang untuk dipanggil sangat kecil.

Banyak kasus yang kita temui bahwa perusahaan menguji keberanian para calon karyawannya dengan memilih karyawan yang berani bertanya langsung hasil wawancara. Sehingga tidak aneh, jika ada seseorang yang sebelumnya tidak dihubungi dan berani menanyakan hasil interview maka ia diterima menjadi karyawan. Semoga uraian tentang tips memilih waktu yang tepat mengetahui hasil wawancara bisa bermanfaat. Terima kasih.

| 0 komentar ]

Setelah selesai melakukan berbagai test kerja hingga test wawancara dan ternyata kita diterima kerja, tentu pikiran kita adalah seberapa besar gaji atau tunjangan yang akan kita terima. Salah satu faktor yang membuat kita tertarik untuk bergabung dengan sebuah perusahaan adalah masalah gaji yang besar. Tidak sedikit orang pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain hanya karena pertimbangan gaji yang lebih menjanjikan. Umumnya sebuah perusahaan sudah memiliki standar gaji. Lalu pertanyaannya adalah apakah layak bagi kita untuk meminta gaji yang lebih tinggi dari standar itu? Jika kita baru bekerja atau belum ada pengalaman sama sekali, lebih baik kita terima saja berapapun gaji yang ditawarkan perusahaaan itu. Akan tetapi kalau kita sudah memiliki pengalaman kerja yang cukup tinggi, maka tidak ada salahnya kita menawar gaji. Ini biasanya terjadi pada posisi penting dan strategis perusahaan seperti kepala cabang, supervisor, project manager dll.

Lalu seberapa tinggi tawaran yang kita berikan? Sebelum memberikan seberapa tinggi gaji yang akan kita tawarkan, maka pastikan Anda memiliki pengalaman dan kemampuan yang cukup tinggi untuk mengerjakan tugas itu. Pelajari job descriptions dengan benar dan yakinkan kepada bagian HRD bahwa Anda memiliki kemampuan dan pengalaman yang baik dalam bidang kerja itu. Setelah mereka yakin, tentu kita akan mudah untuk meminta tawaran gaji sesuai yang kita inginkan. Berikan tawaran 2 kali lipat dari gaji yang pernah Anda terima dari perusahaan lama. Misalnya gaji dan semua tunjangan di perusahaan lama jika ditotal adalah Rp. 9 juta maka mintalah gaji Rp. 18 juta. Lalu kenapa kita minta tawaran gaji yang tinggi? Karena setelah Anda memberikan tawaran gaji itu mereka juga akan memberikan tawaran gaji yang rendah misalnya Rp. 9 juta. Biasanya dari tawar menewar ini terjadi titik tengah antara gaji yang kita minta dengan gaji yang mereka berikan.

Selain dengan meminta kenaikan gaji, umumnya setiap tahun perusahaan memberikan kenaikan gaji. Jika kita sudah bekerja selama 3 tahun dan gaji kita tidak pernah naik. Tidak ada salahnya kita minta kenaikan gaji. Katakan kepada mereka bahwa tingkat kebutuhan dan inflasi yang tinggi membuat nilai gaji saat ini dengan 3 tahun kemarin berbeda. Lalu kenapa kita mesti tunggu sampai 3 tahun? Memang 3 tahun terkesan sangat lama, akan tetapi setelah bekerja selama 3 tahun membuat kita memiliki pengalaman yang cukup sehingga bisa menjadi bekal jika kita mau pindah ke perusahaan lain.

Semoga tips tentang waktu yang tepat untuk meminta kenaikan gaji dapat bermanfaat bagi kita semua. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah pernah meminta kenaikan gaji? Tidak ada salahnya kita berbagi pengalaman di form komentar, supaya bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Terima kasih.